HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Dirut KAI Pastikan Tidak Ada Perubahan Susunan Gerbong KRL, Keselamatan Prioritas Utama KAI

By On April 30, 2026

 



sekilasdunia.com -  PT Kereta Api Indonesia memastikan tidak ada perubahan susunan gerbong pada KRL Commuter Line. Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengatakan, keselamatan seluruh penumpang kereta merupakan prioritas utama,

“Kami perlu menegaskan juga bahwa keselamatan adalah prioritas utama kami. Kami tidak ada toleransi sama sekalipun untuk melanggar atau menurunkan tingkat keselamatan dari para pelanggan pengguna jasa dari PT Kereta Api Indonesia baik itu gendernya laki-laki maupun gendernya perempuan,” kata Bobby di Bekasi, Rabu, 29 April 2026.

Bobby menjelaskan, pemisahan yang telah berlangsung selama ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan para penumpang.

“Yang pertama untuk mencegah harashmen, lalu memberikan kemudahan-kemudahan akses untuk Perempuan. Lalu memberikan security lebih. Jadi itu yang kami lakukan,” ujar Bobby.

Sebelumnya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi mengunjungi korban kecelakaan kereta, di RSUD Kota Bekasi, Selasa, 28 April 2026. Pada kesempatan itu, Arifatul mengusulkan perubahan posisi gerbong khusus perempuan.

 KSPSI Jamin May Day 2026 Di Monas Tidak Pakai Anggaran APBN

By On April 30, 2026

sekilasdunia.com -  Elemen buruh menegaskan bahwa tidak ada anggaran negara yang digunakan untuk pelaksanaan perayaan hari buruh atau May Day yang digelar di Monas, pada Jumat (1/5/2026) lusa. Diketahui, Presiden Prabowo Subianto telah dikonfirmasi akan hadir dalam perayaan tersebut.

"Saya tegaskan, biaya May Day tahun ini tidak menggunakan APBN kementerian mana pun. Tidak ada, tidak ada dana negara dipakai sepeser pun saya tahu persis. Tidak ada, baik kaos, payung dari Presiden, pendirian panggung, konsumsi semuanya," kata Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dalam konferensi persnya, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/4/2026).

Oleh karena itu, dia menyampaikan kembali tidak ada anggaran negara baik di Kementerian atau lembaga tertentu. Dia menyebut, terselenggarannya perayaan May Day 2026 di Monas ini berkat uluran tangan orang-orang baik yang sayang pada pergerakan buruh Indonesia.

"Jadi pure 100 itu merupakan dana dari tangan-tangan orang yang baik dan sayang pada pergerakan buruh," ujarnya.

"Saya pastikan nol dana APBN yang dipakai untuk acara May Day besok," tuturnya melanjutkan.

Presiden Prabowo Sebut Banyak Negara Belajar MBG Ke RI

By On April 29, 2026

 


sekilasdunia.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bangsa Indonesia tidak perlu merasa rendah diri di hadapan negara lain. Menurutnya, saat ini justru banyak negara yang mulai mempelajari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah.

Prabowo mengingatkan agar tidak selalu menganggap bangsa asing lebih unggul. Padahal Indonesia memiliki capaian yang membanggakan melalui program MBG.

"Saudara-saudara, kita jangan jadi bangsa rendah diri, minder, minder, minder, selalu bangsa asing yang hebat. Banyak negara sekarang belajar MBG ke kita, banyak belajar MBG ke kita," kata Prabowo saat groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional tahap II di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).

Menurut kepala negara, program MBG berdampak luar biasa karena mampu menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat, dengan distribusi lima kali dalam sepekan. Program ini juga dinikmati kelompok rentan seperti ibu hamil dan lanjut usia.

"Di mana ada negara bisa memberi makan lebih dari 60 juta orang, lima kali seminggu, yang ibu-ibu hamil diantar makan, orang-orang tua, lansia yang tidak berdaya diantar makan. Kasih lihat di mana, negara mana," tutur Prabowo.

Meskipun Prabowo mengakui mungkin ada negara besar yang mampu melakukan hal tersebut seperti China. Namun, lanjut dia, China telah memulainya lebih dahulu.

Tim Thomas Cup Indonesia Cetak Sejarah Pertama Kali Tidak Lolos Fase Grup, Kalah Dari Prancis

By On April 29, 2026

 


sekilasdunia.com - Tim Indonesia tersingkir dari ajang Thomas Cup 2025. Jonatan Christie cs gugur setelah menelan kekalahan telak 1-4 dari Prancis.

Partai ketiga Grup D Thomas Cup mempertemukan Indonesia vs Prancis. Pertandingan digelar di Forum Horsens, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB.

Jonatan Christie jadi wakil Indonesia pertama yang bertanding. Jojo harus mengakui keunggulan Christo Popov dengan skor straight 19-21, 14-21.

Alwi Farhan juga gagal menyumbang poin untuk Indonesia di match kedua. Alwi menyerah 2 gim langsung dari Alex Lainer 16-21, 19-21.

Anthony Sinisuka Ginting menghadapi Toma Junior Popov di match ketiga. Ginting sempat membuka asa dengan unggul di gim pertama 22-20, tapi Popov berbalik comeback 21-15 dan 22-20.

Ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani bersua Eloi Adam/Leo Rossi. Sabar/Reza harus mengakui keunggulan lawan dengan skor identik 19-21, 19-21.

Kekalahan Sabar/Reza memastikan Indonesia finis di peringkat ketiga Grup D di bawah Thailand dan Prancis. Kemenangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri atas Christo Popov/Toma Junior Popov di match kelima tidak mempengaruhi nasib Indonesia.

Prancis menang 4-1 atas Indonesia dan lolos ke babak berikutnya sebagai runner-up Grup D di bawah Thailand. RI pun tersingkir dari Thomas Cup 2026, pertama kalinya dalam sejarah gagal lolos dari fase grup.

Hasil Indonesia vs Prancis di Thomas Cup 2026

1. Jonatan Christie vs Christo Popov: 19-21, 14-21

2. Alwi Farhan vs Alex Lanier: 16-21, 19-21

3. Anthony Sinisuka Ginting vs Toma Junior Popov: 22-20, 15-21, 20-22

4. Ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani vs Eloi Adam/Leo Rossi: 19-21, 19-21

5. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Christo Popov/Toma Junior Popov: 21-18, 19-21, 21-11.

Komut KAI Ungkap Palang Pintu Kereta Tanggung Jawab Pemda

By On April 29, 2026

 


sekilasdunia.com - Komisaris Utama (Komut) KAI Said Aqil Siradj menyinggung palang pintu menjadi salah satu penyebab kecelakaan kereta api (KA). Dia menyebut pembuatan palang pintu adalah tanggung jawab pemerintah setempat.

"(Kewajiban) Pemerintah daerah, pemerintah setempat. Ya perbatasan Kemenhub, berkoordinasi dengan kepala daerah, Kemendagri juga. Itu bukan kewajiban KAI," ujar Said Aqil seusai menjenguk korban di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026).

"KAI itu kewajibannya cuma menjalankan kereta api, narik tiket, itu aja. Jadi banyak orang nggak paham, saya sendiri sebelum jadi Komut nggak paham. Saya kira palang itu kewajiban KAI, (ternyata) bukan," imbuh dia.

Said menjelaskan pihaknya kerap mengingatkan dan mengajak pemerintah daerah untuk membuat palang pintu sesuai prosedur. Namun itu belum terlaksana.

"Ya kita sudah sering sekali mengimbau pada, malah waktu di Jawa Timur semua kumpul bupati-bupati yang ada sebidang itu. Waktunya, oke, kolaborasi, ya tapi belum ada pelaksanaannya," ucapnya.

Dia menyebut membuat palang pintu kereta api memang membutuhkan anggaran yang besar. Namun dia menekankan hal itu demi keselamatan nyawa.

"Bikin palang yang bagus itu Rp 3 miliar, satu. Bukan barang murah," katanya.

Dia menuturkan, insiden kecelakaan kereta (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur akan jadi perhatian. Besok pihaknya akan melakukan evaluasi.

"Pasti kita akan besok ada rapat besok, besok ada rapat jam 9 ya, besok dievaluasi. Alhamdulillah Presiden sudah cepat sekali nengok ke sini," ungkapnya.

 Korban Meninggal Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek Dan KRL Di Bekasi Menjadi 16 Orang

By On April 29, 2026

sekilasdunia.com - Korban meninggal dunia akibat kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur bertambah. Korban meninggal setelah menjalani perawatan di ICU RSUD Kota Bekasi.

"Pasiennya kalau secara umum sudah membaik tinggal yang di ICU tiga orang. Tiga orang, dan yang satu sudah meninggal, tinggal dua orang lagi tapi mudah-mudahan bisa sembuh," ujar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi usai menjenguk korban di RSUD Kota Bekasi, Rabu (29/4/2026).

Dedi menyebut dirinya sempat berbincang dengan sejumlah korban yang dirawat. Dia berharap para korban segera pulih.

"Kalau yang lainnya sudah bisa senyum, sudah bisa saya ajak bicara," ujarnya.

Dirut RSUD Bekasi Ellya Niken Prastiwi mengatakan satu orang korban meninggal dunia hari ini. Dia mengatakan ada 22 orang yang masih dirawat.

"Hari ini per hari ini pasien yang dirawat di kami adalah ada 22. Satu baru datang tadi di IGD gitu. 22 ini yang di ICU ada tiga dan qadarullah satu baru saja meninggal," katanya.

Ellya menjelaskan beberapa korban di RSUD Bekasi sudah menjalani operasi. Terutama korban yang berada di ICU.

"Semuanya yang di ICU kemarin sudah dalam pasca operasi," jelas Ellya.

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL terjadi pada Senin (27/4) malam. Pada Selasa (28/4), KAI menyebut ada 15 orang yang menjadi korban meninggal. Kini, jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang.

 Pemerintah Mau Bangun 14.000 Km Jalur Kereta Api Baru, Telan Anggaran Rp.1200 T

By On April 23, 2026

sekilasdunia.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan pemerintah berencana menambah 14.000 km jalur kereta di seluruh wilayah Indonesia, terutama di Pulau Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi.

Ia mengatakan penambahan jalur ini rencananya dilakukan melalui dua skema utama, yakni reaktivasi jalur-jalur kereta yang sudah tidak beroperasi maupun pembangunan jalur kereta baru.

"Kita perlu membangun atau mengembangkan dan mereaktivasi kurang lebih 14.000 km. Dan itu tentu tidak bisa seketika, perlu proses jangka menengah dan jangka panjang. Sehingga harus ada quick wins-nya dan harus ada anggaran yang memadai," kata AHY dalam konferensi pers di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).

AHY menjelaskan rencana penambahan jalur kereta hingga 14.000 km tersebut akan dilakukan secara bertahap hingga 20 tahun ke depan. Karena itu, diperlukan Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (RIPNas) baru yang saat ini masih disusun.

Namun, berdasarkan perkiraan awal, setidaknya dibutuhkan anggaran sebesar Rp 1.200 triliun untuk merealisasikan rencana tersebut. Artinya, setiap tahun diperlukan anggaran sekitar Rp 60-65 triliun hingga 2045 mendatang.

"Jika kita ingin menambah, katakanlah tadi 14.000 km dalam sekian tahun ke depan, maka biayanya itu diperkirakan sekitar Rp 1.200 triliun, 20 tahun hingga 2045," jelas AHY.

"Sederhananya, jika dibagi 20 tahun, kurang lebih Rp 60-65 triliun harus disiapkan untuk bisa mengembangkan dan memenuhi target ataupun roadmap seperti itu," sambungnya.

Sementara untuk sumber dana proyek multitahun ini, AHY mengatakan pemerintah akan menggunakan anggaran dari APBN dan APBD, serta pendanaan mandiri, baik dari investasi swasta maupun skema pembiayaan lain yang memungkinkan.

"Tentunya bukan hanya dibebankan pada APBN, tapi juga APBD karena pemerintah daerah harus terlibat langsung. Selain itu, ada juga skema kerja sama antara pemerintah dan swasta, seperti KPBU, termasuk investasi dari luar. Kita harapkan ada sumber-sumber keuangan kreatif lainnya," ujar AHY.

Namun, ia menegaskan bahwa hitungan anggaran tersebut belum bersifat final. Sebab, biaya pembangunan jalur kereta akan berbeda-beda di setiap wilayah, tergantung kondisi geografis dan lingkungan setempat.

"Tapi ini belumlah hitungan final, kita masih akan menyempurnakan. Karena sekali lagi, membangun dan mengembangkan infrastruktur sangat tergantung pada kondisi geografis daerah yang akan kita kembangkan," pungkasnya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *