HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Uji Coba Internasional, Timnas Indonesia U-17 Keok Lagi 2 - 3 Dari China U-17

By On Februari 11, 2026

 


sekilasdunia.com - Timnas Indonesia U-17 kembali menelan kekalahan dalam uji coba internasional. Tim berjulukan Garuda Muda itu takluk dari Timnas China U-17.

Dalam latih tanding kedua, Timnas Indonesia U-17 keok 2-3 dari China U-17 di Indomilk Arena, Tangerang, pada Rabu (11/2/2026) malam WIB.

China U-17 unggul lebih dulu lewat Zhao Songyuan pada menit kesembilan. Namun, Timnas Indonesia U-17 dapat menyamakan kedudukan pada menit ke-22 melalui Chico Jericho.

China U-17 berhasil unggul lagi pada menit ke-37. Adalah He Sifan, yang membobol gawang Timnas Indonesia U-17 untuk membuat kedudukan menjadi 2-1.

Pada awal babak kedua, Timnas Indonesia U-17 mendapatkan tendangan penalti. Miraj Riski yang ditunjuk sebagai algojo mampu menunaikan tugasnya dengan baik.

Tetapi, Timnas Indonesia U-17 kecolongan di akhir pertandingan. China U-17 sukses mencetak gol kemenangan untuk menutup laga menjadi 3-2.

Hasil ini membuat Timnas Indonesia U-17 selalu menelan kekalahan dalam dua latih tanding kontra China U-17. Sebelumnya pada Minggu (8/11/2026), tim berjulukan Garuda Muda itu menyerah 0-7.

Susunan Pemain

Timnas Indonesia U-17: Noah Leo Duvert; Made Arbi Ananta, Pandu Aryo Wicaksono, Putu Ekayana, Yoga Pratama, Zidane Raditya Chandra, Chico Jericho Yarangga, Keanu Senjaya, Miraj Rizky Sulaeman, Peres Akwila Tjoe, Mochammad Mierza Firjatullah, Sean Rahman Kastor

Pelatih: Nova Arianto

Timnas China U-17: Jiang Chengen; Li Jiunpeng, Wang Yiming, Zhang Xuyao, Ailikamu Yilihong, He Sifan, Kuang Zhaolei, Nan Zixun, Wang Heyi, Zhao Songyuan, Zhou Yunuo

Pelatih: Ukishima Bin


 Tarik Investasi Aset 14,2 Miliar Dollar Singapura Atau Rp.188 Triliun, Singapura  Sediakan 15.700 Lowongan Kerja

By On Februari 11, 2026

sekilasdunia.com - Singapura berhasil menarik investasi aset tetap sebesar 14,2 miliar dollar Singapura atau sekitar Rp 188 triliun pada 2025. Investasi aset tetap tersebut mencakup pengeluaran untuk aset jangka panjang seperti fasilitas produksi, peralatan, dan mesin. 

Dilansir dari The Straits Times, Senin (9/2/2026), nilainya tercatat sedikit meningkat dibandingkan 2024, yang sebesar 13,5 miliar dollar Singapura. Komitmen investasi yang masuk ini diperkirakan akan menciptakan sekitar 15.700 lapangan kerja dalam lima tahun ke depan, seiring dengan realisasi proyek-proyek investasi tersebut. 

Menariknya, sekitar dua pertiga dari posisi yang tersedia menawarkan upah bulanan kotor di atas 5.000 dollar Singapura atau sekitar Rp 66 juta, mencerminkan kualitas pekerjaan yang dihasilkan.

Dari total lapangan kerja yang tercipta, sebanyak 40 persen berada di sektor jasa, 37 persen di sektor manufaktur, dan 23 persen sisanya di sektor penelitian dan pengembangan (R&D) serta inovasi. 

Badan Pengembangan Ekonomi Singapura (Economic Development Board/EDB) pada 5 Februari menyebutkan bahwa sebagian besar posisi tersebut akan diperuntukkan bagi profesional, manajer, eksekutif, dan teknisi. Dalam konferensi pers tinjauan tahunan 2025 di kantor EDB, Raffles City Tower, Ketua EDB Png Cheong Boon mengatakan, lapangan kerja baru ini akan membuka peluang luas, baik bagi lulusan baru maupun tenaga kerja berpengalaman. 

“Program-program ini akan menawarkan jalur karier yang bermakna bagi para pekerja kami, terutama mereka yang memiliki keahlian yang dibutuhkan dan telah berprestasi," ujarnya dikutip dari Channel News Asia, Senin. "Selain itu, pekerja juga akan memiliki kesempatan untuk mempelajari keterampilan baru dan mengambil peran baru,” tambahnya.

Di tengah kondisi global yang bergejolak, Singapura tetap mampu mengamankan investasi aset tetap sebesar 14,2 miliar dollar Singapura pada 2025, atau naik 5,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski volume investasi meningkat, jumlah lapangan kerja yang dihasilkan justru menjadi yang terendah dalam satu dekade, yakni 15.700 pekerjaan. 

Angka ini turun sekitar 16 persen dibandingkan proyeksi 18.700 lapangan kerja pada 2024. Direktur Pelaksana EDB, Jermaine Loy menjelaskan, perusahaan-perusahaan cenderung lebih konservatif dalam memproyeksikan perekrutan tenaga kerja di tengah ketidakpastian global. Ia juga menyoroti adanya pergeseran struktural, terutama akibat meningkatnya otomatisasi dan digitalisasi di berbagai sektor industri. Meski demikian, Loy menegaskan bahwa lapangan kerja yang tercipta merupakan pekerjaan bernilai tinggi dengan prospek karier yang baik bagi warga Singapura.

Untuk memperkuat daya saing tenaga kerja lokal, EDB terus bekerja sama dengan perusahaan, mitra pelatihan, dan asosiasi industri. Upaya ini mencakup pengembangan keterampilan digital, seperti pelatihan penerapan kecerdasan buatan (AI), keamanan siber, dan komputasi awan, yang didukung oleh perusahaan teknologi terkemuka. Selain itu, EDB juga menggandeng lembaga pendidikan tinggi untuk membina talenta lokal di bidang penelitian dan pengembangan melalui Program Pascasarjana Industri EDB.

Pada 2025, sebanyak 65 peserta tergabung dalam kelompok kedua Program Fellowship Jaringan Pemimpin Singapura (Singapore Global Leaders Network/SGLN), meningkat dari 60 peserta pada 2024. Program pengembangan kepemimpinan selama sembilan bulan ini ditujukan bagi pemimpin tingkat menengah hingga senior, dengan fokus pada manajemen umum dan kepemimpinan global. Selain itu, SGLN juga meluncurkan program Dukungan Transisi Luar Negeri serta Kelompok Minat Industri untuk memperkuat dukungan bagi calon pemimpin perusahaan. Sebagai bagian dari Program Pemimpin Bisnis Global, EDB bermitra dengan perusahaan multinasional di berbagai sektor, seperti kedirgantaraan, energi dan kimia, teknik presisi, logistik, serta barang konsumsi. Pada 2025, para peserta ditempatkan di berbagai negara, termasuk China, Indonesia, Latvia, Belanda, dan Amerika Serikat.

Ke depan, EDB juga terus menarik investasi di sektor-sektor pertumbuhan, seperti kecerdasan buatan, pengobatan presisi, ekonomi hijau, serta perangkat keras dan mobilitas generasi berikutnya. 

“EDB akan terus bekerja sama dengan perusahaan, mitra industri, dan Pemerintah untuk mempersiapkan serta meningkatkan keterampilan warga Singapura agar berada pada posisi yang tepat dalam menghadapi peluang-peluang baru ini,” tutup Loy.

 Prabowo Gelar Pertemuan Dengan Lima Pengusaha Kaya RI Di Hambalang

By On Februari 11, 2026

sekilasdunia.com - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan lima orang terkaya Indonesia di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/2/2026). 

Lima orang tersebut adalah Garibaldi Thohir, Franky Oesman Widjaja, Prajogo Pangestu, Sugianto Kusuma, dan Anthony Salim.

Dalam pertemuan yang berlangsung lebih dari 4,5 jam itu, Prabowo menekankan pentingnya semangat Indonesia incorporated, yakni model kolaborasi erat antara negara dan pelaku usaha untuk memperkuat daya saing ekonomi, mempercepat pembangunan, serta menjaga stabilitas nasional.

"Presiden Prabowo mengajak para pengusaha untuk bersama-sama dengan pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan, khususnya di sektor riil, guna mendorong pengembangan industri serta penguatan UMKM," mengutip Instagram @sekretariat.kabinet, Rabu (11/2/2026).

Sejalan dengan itu, para pengusaha menyatakan komitmen solid untuk mendukung visi dan misi pemerintah, terutama pada sektor-sektor prioritas seperti pemenuhan makan bergizi, pendidikan, kesehatan, rumah subsidi, koperasi dan kampung nelayan, serta kedaulatan pangan dan energi.

Sebelumnya, Prabowo menerima audiensi dari para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di kediamannya, Hambalang, Bogor, Senin (9/2/2026). Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pertemuan itu Presiden menerima masukan untuk pengembangan peran di sektor swasta.

"Beliau (Presiden) mendapatkan banyak masukan, kemudian juga mendapatkan input dari pengusaha yang inputnya adalah bagaimana peran sektor swasta, pengusaha dan pemerintah ini harus berjalan beriringan. Indonesia Incorporated itu disepakati bahwa sektor swasta yang kuat, maju, terus harus kita bantu, kita dorong," kata Prasetyo Hadi, di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (10/2/2026).

Adapun 22 pengusaha APINDO yang hadir antara lain Sofjan Wanandi, Sudamek, Suryadi Sasmita, Haryanto Adikoesoemo, Mucki Tan, Harijanto, Johny Darmawan, Shinta W. Kamdani, Sanny Iskandar, Eddy Hussy, Soegianto Nagaria, Lindrawati Widjojo, Hendra Widjaja, Budiarsa Sastrawinata, Ronald Walla, Adhi Lukman, Raymond Gunawan, Dedy Rochimat, Kris Adidarma, Leo Julianto Sutedja, dan Harry Lukminto.

 Maarten Paes Resmi Gabung Ke Ajax Amsterdam

By On Februari 05, 2026

sekilasdunia.com - Klub Major League Soccer (MLS), FC Dallas, resmi memulai era baru di bawah mistar gawang setelah mengumumkan kepergian kiper utama mereka, Maarten Paes. Maarten Paes memutuskan untuk melanjutkan kariernya di kompetisi Eropa dengan bergabung bersama klub Liga Belanda (Eredivisie), Ajax Amsterdam. Manajemen FC Dallas tidak membutuhkan waktu lama untuk menemukan suksesor Paes guna menjaga kedalaman skuad dalam mengarungi kompetisi musim ini.  

Kepindahan Paes ke Benua Biru terkonfirmasi secara resmi pada Senin (2/2/2026), yang kemudian segera diikuti oleh pergerakan aktif klub di pasar pemain untuk mendatangkan pengganti sepadan. Maarten Paes kini telah resmi menjadi bagian dari skuad Ajax Amsterdam setelah menandatangani kontrak berdurasi tiga setengah musim.

Kiper berusia 27 tahun tersebut akan berseragam klub berjuluk De Godenzonen hingga 30 Juni 2029 mendatang. Keputusan Ajax merekrut Paes didasari oleh jam terbang sang pemain di Amerika Serikat serta kesesuaian gaya mainnya dengan filosofi tim. Direktur Sepak Bola Ajax, Marijn Beuker, memberikan penilaian tinggi terhadap dedikasi dan kualitas teknis yang dimiliki sang penjaga gawang.

"Fokusnya adalah pada seorang penjaga gawang yang berpengalaman dan dapat diandalkan. Dan Maarten lebih dari memenuhi kriteria tersebut," ujar Beuker. 

"Dia juga sangat rajin berlatih, seorang pemain tim dengan mentalitas olahraga tingkat tinggi yang sangat cocok dengan tipe penjaga gawang yang kami cari."

Sebagai suksesor di posisi penjaga gawang, tim berjuluk Toros tersebut secara resmi memperkenalkan Jonathan Sirois pada Selasa (3/2/2026).

Kiper berkebangsaan Kanada itu didatangkan dari klub Montreal yang juga merupakan kompetitor di liga Amerika Serikat.

Untuk mendapatkan jasa kiper bertinggi badan 1,87 meter ini, klub dilaporkan harus mengeluarkan dana sekitar 350 ribu dolar Amerika atau setara dengan Rp 5,8 miliar. Investasi ini dialokasikan melalui mekanisme General Allocation Money (GAM) dengan rincian termin pembayaran yang telah disepakati kedua klub. 

"FC Dallas telah mengakuisisi kiper Kanada Jonathan Sirois dari CF Montreal dengan imbalan hingga $350.000 dalam General Allocation Money (GAM)," bunyi pernyataan FC Dallas. 

"Kesepakatan tersebut mencakup $75.000 dalam GAM 2026, $75.000 dalam GAM 2027, dan hingga $200.000 dalam GAM bersyarat jika metrik kinerja terpenuhi," lanjut pernyataan tersebut.

Masuknya Sirois membuat persaingan di posisi penjaga gawang tetap kompetitif, di mana ia akan bersaing atau berkolaborasi dengan Michael Collodi yang berasal dari Amerika Serikat. Langkah cepat manajemen ini menunjukkan keseriusan klub untuk tetap kompetitif di papan atas klasemen liga.

 Jelang FIFA Series 2026, John Herdman Kunjungi Jay Idzes di Sassuolo

By On Februari 05, 2026

sekilasdunia.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengunjungi sesi latihan Sassuolo. Dalam kesempatan itu, John Herdman menemui kapten Timnas Indonesia Jay Idzes, dan pelatih Sassuolo Fabio Grosso.

Sassuolo pun menyambut baik kedatangan pelatih asal Inggris tersebut. Tak hanya sekadar berkunjung serta memantau latihan, John Herdman, Jay Idzes, dan Fabio Grosso juga berbincang-bincang.

John Herdman mengunjungi kapten Timnas Indonesia Jay Idzes di Sassuolo. (Foto: Laman resmi Sassuolo)

"Sore yang istimewa di Mapei Football Center di Sassuolo, yang menyambut kunjungan dari John Herdman, Pelatih Kepala tim nasional Indonesia," tulis keterangan resmi Sassuolo.

"Pelatih tim nasional merah putih berkesempatan mengunjungi fasilitas di pusat pelatihan hitam hijau dan mengamati sesi latihan tim utama dari dekat. Setelah sesi latihan, Herdman berbicara dengan Jay Idzes, kapten tim nasional Garuda, dan pelatih Fabio Grosso," tambah keterangan klub.

1. Saling Tukar Pikiran

Pertemuan itu menjadi momen krusial antara John Herdman, Jay Idzes dan Fabio Grosso. Mereka bertukar pikiran, membicarakan banyak hal tentang sepakbola. Momen ini juga menjadi penegasan inklusivitas di lingkungan Sassuolo.

"Pertemuan menyenangkan yang didedikasikan untuk berbagi dan bertukar pengalaman, yang sekali lagi menegaskan fokus dan keterbukaan internasional Sassuolo Calcio," tulis keterangan resmi Sassuolo.

2. John Herdman Safari Eropa

Sementara itu, momen ini menjadi kelanjutan dari safari John Herdman di Eropa. Pelatih 50 tahun itu memang sedang berkeliling Benua Biru memantau pemain Timnas Indonesia.

John Herdman pantau pemain Timnas Indonesia Dean James. (Foto: Instagram/ @officialjohnherdman)

Sebelumnya, John Herdman sudah mengunjungi sesi latihan Borussia Monchengladbach dan menonton pertandingan Go Ahead Eagles. Ada Kevin Diks yang bermain untuk Borussia Monchengladbach, sedangkan Go Ahead Eagles dihuni oleh Dean James.

Safari ini dilakukan John Herdman untuk persiapan skuad Garuda sebelum tampil di FIFA Series. Di ajang tersebut, Timnas Indonesia akan menjadi tuan rumah pada Maret 2026.

Indonesia menjadi salah satu dari sembilan seri FIFA Series. Pasukan John Herdman akan bersua dengan Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis.

 Gubsu Bobby Nasution Minta Dirut  Yang Baru Kelola Bank Sumut Lebih Progresif

By On Februari 05, 2026


sekilasdunia.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Bank Sumut tumbuh lebih progresif di bawah kepemimpinan Direktur Utama (Dirut) yang baru. Hal ini dinilainya penting mengingat dinamika kondisi global, di mana sektor keuangan menjadi salah satu pondasi utama sebuah negara.

Pesan tersebut, menurut Bobby Nasution, juga sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026. Sektor keuangan disebut sebagai salah satu strategi negara dalam menghadapi tantangan global saat ini.

“Artinya sektor keuangan jadi tolok ukur pondasi negara, kalau kita kecilkan skalanya, pondasi provinsi, Saya minta peran Bank Sumut dibuat lebih progresif lagi,” kata Bobby Nasution kepada direksi Bank Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Rabu (4/2/2026).

Untuk mempercepat pertumbuhan Bank Sumut, Bobby Nasution juga meminta manajemen dilakukan secara ketat dan profesional. Ia menekankan pentingnya pengelolaan bank yang disiplin, terlebih Bank Sumut kini dipimpin oleh sosok yang telah lama berkarier di internal bank tersebut, yakni Heru Mardiansyah.

“Program konsolidasi yang bapak susun, beri waktu enam bulan, jangan lama-lama, kalau tidak bisa dikonsolidasi gilas aja Pak. Apalagi bapak orang yang dilahirkan Bank Sumut, karena selama ini Dirutnya dari luar, bapak pasti lebih cinta dan paham betul dengan Bank Sumut,” kata Bobby Nasution.

Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah menyampaikan, pihaknya telah menyusun program 100 hari kerja. Pada 30 hari pertama akan dilakukan konsolidasi dan diagnosis, dilanjutkan fase eksekusi dan quick wins pada hari ke-31 hingga ke-60, serta digitalisasi pada hari ke-61 hingga ke-100.

Target program tersebut antara lain perbaikan profil risiko Bank Sumut, diversifikasi ke ekosistem bisnis, perbaikan bisnis, peningkatan digital maturity, serta penurunan non performing loan (NPL).

“Budaya (kerja) Bank Sumut bisa bersatu, meng-create budaya kinerja, eksekusi dan berbasis hasil, kami tidak ingin Bank Sumut terkotak-kotak, kemudian transformasi budaya dan digital sehingga memberikan layanan maksimal seperti bank lainnya,” kata Heru Mardiansyah.

Pertemuan ini turut dihadiri Komisaris Utama Bank Sumut Firsal Ferial Mutyara, Komisaris Independen Erlina, dan Direktur Kepatuhan Eksir. Hadir pula Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, Kepala Bappelitbang Dikky Anugerah, serta OPD terkait lainnya.

 Komisi XI DPR Beri Rapor Merah Kepada Menkeu Purbaya  Atas Kinerja Penerimaan Pajak

By On Februari 05, 2026

sekilasdunia.com - Meski Kementerian Keuangan mencatatkan pertumbuhan penerimaan pajak yang fantastis sebesar 30,8% pada Januari 2026, Komisi XI DPR RI meminta pemerintah tidak cepat berpuas diri. Lonjakan tersebut dinilai bukan semata-mata karena penguatan ekonomi, melainkan faktor basis pembanding yang sangat rendah (low base effect) akibat kendala teknis tahun lalu.

Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDI-Perjuangan, Harris Turino, mengingatkan bahwa pada Januari 2025, penerimaan pajak sempat anjlok karena kegagalan sistem inti administrasi perpajakan (Coretax) yang membuat wajib pajak kesulitan melapor.

“Kita sama-sama sadar pada Januari 2025 republik ini ribut karena tidak bisa login di Coretax. Sehingga penerimaan di Januari wajar rendah sekali. Kalau ternyata hanya naik ke Rp 116,2 triliun, ini angka yang tidak besar-besar amat kalau dibandingkan dengan 2024,” tutur Harris dalam rapat kerja di Gedung DPR, Rabu (4/2/2026).

Haris menekankan bahwa efektivitas Coretax harus diukur dari peningkatan kepatuhan riil, bukan sekadar angka pertumbuhan tahunan yang terdistorsi masalah teknis masa lalu. Ia mendesak pemerintah memastikan sistem tersebut benar-benar mampu menjaring potensi pajak dari pihak yang layak dipungut secara terintegrasi.

“Harapan saat Coretax dibikin untuk mengintegrasikan  seluruh penerimaan pajak yang harapannya adalah penerimaan pajak , kepatuhan pajak meningkat dan akhirnya negara mendapatkan dana lebih banyak dari orang-orang yang layak dipungut pajak,” ujar Harris.

Sebagai perbandingan, penerimaan pajak pada Januari 2024 memang cukup tinggi yaitu mencapai Rp 149,25 triliun. Kemudian anjlok imbas Coretax menjadi sebesar Rp 88,89 triliun pada Januari 2025, sebelum kembali meningkat ke posisi Rp 116,2 triliun di akhir Januari 2026. Meski kinerja penerimaan pajak telah menunjukkan pemulihan, realisasinya masih tertinggal dari tahun-tahun sebelumnya.

Menanggapi kritik tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap optimis bahwa lonjakan penerimaan pajak hingga Rp 116,2 triliun itu adalah sinyal nyata pemulihan ekonomi. Ia menyebut pertumbuhan bruto sebesar 7% dan penurunan restitusi sebesar 23% sebagai indikator kesehatan fiskal.

“Gambaran penerimaan pajak pada Januari 2026 ini menunjukkan kelihatannya pembalikan arah ekonomi sedang terjadi, sehingga pendapatan pajak tumbuh dibandingkan tahun lalu,” ujar Purbaya.

Purbaya menambahkan bahwa pertumbuhan neto ini terjadi merata di seluruh jenis pajak. Namun, DPR tetap memberikan catatan agar pemerintah terus membenahi pelayanan wajib pajak guna memastikan target pendapatan negara jangka panjang tercapai tanpa gangguan sistem.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *