HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Youtuber Ferdian Paleka Dibekuk Satreskrim Polrestabes Bandung

By On Mei 08, 2020





sekilasdunia.com, Bandung –YouTuber Ferdian Paleka, yang membuat konten video prank bantuan sembako berisi sampah, akhirnya ditangkap polisi. Hal itu dibenarkan oleh Ketua Sahabat Polisi Bandung, David Cahyadi dalam akun Instagramnya @david_chris. Ferdian ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polrestabes Kota Bandung.

"Terima kasih kepada yang terhormat Pak Ulung selaku Kapolrestabes Kota Bandung dan Pak Galih Indragiri selaku Kasat Reskrim Kapolrestabes Kota Bandung," ujarnya dalam video yang dia unggah.

Ferdian beserta rekannya berkendara dengan menggunakan mobil untuk mencari targetnya dan membagikan bingkisan berisi sampah itu kepada para transgender atau waria yang tengah mangkal di Jalan Ibrahim Adjie, Kiaracondong, Kota Bandung

Video yang diunggah di channel Youtube Paleka Present itu langsung menuai kecaman dari warganet. (ims)

Antisipasi Kekeringan, Presiden Joko Widodo Minta Musim Tanam Dipercepat

By On Mei 06, 2020






sekilasdunia.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajarannya agar mengantisipasi musim kemarau dan dampak kekeringan di berbagai daerah. Sebab, berdasarkan prediksi dari BMKG, 30 persen wilayah yang masuk zona musim nantinya akan mengalami kemarau yang lebih kering dari biasanya.

"Percepat musim tanam. Kita harus manfaatkan curah hujan yang masih ada saat ini. Harus dipastikan bahwa petani tetap berproduksi harus, tetap bertanam dengan menerapkan protokol kesehatan," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas melalui video conference, Selasa (5/5/2020). 

Karenanya Jokowi meminta para menteri dan jajarannya menjamin ketersediaan pupuk dan infrastruktur pengairan yang dibutuhkan para petani.

Ia juga meminta para menterinya untuk segera menyalurkan stimulus ekonomi bagi para petani di tengah masa pandemi agar mereka tetap bisa bercocok tanam. 

"Mitigasi harus betul-betul disiapkan sehingga ketesediaan dan stabilitas harga bahan pangan tidak terganggu," papar Jokowi. 

"Ketersediaan air di daerah sentra produksi pertanian ini merupakan kunci. Ini harus disiapkan dari sekarang, mulai dari penyimpanan air hujan, kemudian memenuhi danau, waduk, serta embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya. Ini penting," tutur Presiden.(ims)

Edy Rahmayadi Resmikan Kampung Ramadhan

By On Mei 06, 2020






sekilasdunia.com, Medan - Kampung Ramadan diharapkan menjawab keluhan UMKM di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) khususnya Kota Medan akibat sepinya pendapatan imbas dari dampak covid-19. Upaya ini dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumut sebagai bentuk pemulihan ekonomi.

khususnya di Kota Medan  kekurangan pembeli sebanyak 48 stan UMKM binaan dan luar binaan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumut menjajakan dagangannya di halaman Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) di Jalan Gatot Subroto, Kota Medan.

Faktanya Perhelatan ini sudah dibuka sejak 28 April 2020 dan akan berakhir pada 21 Mei 2020. Namun, Kampung Ramadhan ini baru diresmikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumut Nawal Lubis pada Senin (4/5/2020).

Mengikut protokol kesehatan yang berlaku di masa pandemi, pengunjung hanya boleh membeli produk dengan menggunakan jasa ojek online atau berbelanja tanpa turun dari kendaraan.

Hal itu juga yang dilakukan Edy Rahmayadi saat memberikan sambutan dalam peresmian Kampung Ramadhan. Edy melakukannya dari dalam mobil, tanpa turun dari kendaraan.

"Saya sengaja tidak turun, karena aturannya begitu. Kampung Ramadhan ini diharapakan menjawab dan menumbuhkan UMKM dengan kondisi yang memang terpukul dampak Covid-19. Semoga dapat terus bertahan, semua makanan yang dijual di sini sehat dan bersih," kata Edy, Selasa (5/5/2020

Seusai peresmian, Edy dan rombongan menyusuri jajanan kuliner yang dijajakan para pedagang dan membeli sebagian dagangan warga. Semua itu dilakukan Edy dari dalam mobil dinasnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumut sekaligus Ketua Pengendali Operasi Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Sumut Riadil Akhir Lubis memastikan bahwa Kampung Ramadhan dilaksanakan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

"Selain dampak sosial, ada pula dampak ekonomi. Maka dibentuk Kampung Ramadhan. Kita bekerja sama dengan Gojek dan tidak ada mengumpulkan orang, karena drive thru," kata Riadil.

Sementara itu, Pelaksana tugas Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumut Mohammad Ridho Haikal menambahkan, pihaknya ingin menguatkan kapasitas sumber daya manusia para pengusaha kecil.

Dia berharap kegiatan ini memberikan semangat pada wirausaha kecil yang terdampak Covid-19.

Kegiatan ekonomi dinilai dapat tetap berjalan dengan memastikan aturan kesehatan selama pandemi.

 "Untuk masuk ke areal ini, pengunjung lebih dulu dicek suhu tubuhnya. Kemudian diberi masker gratis dan disediakan tempat cuci tangan untuk petugas dan penjual," ucap Ridho.(ims)

Ambyarrr !! Didi Kempot Meninggal, Diduga Serangan Jantung

By On Mei 05, 2020




sekilasdunia.com, Jakarta - Penyanyi campursari Didi Kempot meninggal dunia di RS Kasih Ibu Solo, Selasa (5/5/2020). Penyanyi bernama asli Dionisius Prasetyo itu sempat dibawa ke rumah sakit tersebut dalam kondisi tak sadar.

Maestro campursari yang lahir di Kota Solo, 31 Desember 1966 ini meninggal dunia diduuga karena serangan jantung. Penyanyi legendaris itu juga tidak tercatat memiliki riwayat penyakit berat, Didi Kempot meninggal pukul 7.30 WIB di usia 53 tahun.

Hal tersebut diungkapkan oleh Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu, Divan Fernandez.

"Datang dalam kondisi tak sadar. Kita lakukan upaya pertolongan semaksimal mungkin tapi akhirnya meninggal," ujar dia.

Sementara itu, kakak kandung Didi Kempot, Lilik, mengatakan adiknya semalam mengeluhkan sakit, terasa panas.

"Semalam sedang mendengarkan lagu, terus bilang, ini kok panas. Nunggu di hotel dulu. Setelah satu jam, pulang, ke dokter dulu," kata Lilik menceritakan saat-saat terakhir bersama adiknya.

Menurut Lilik, Didi Kempot tidak pernah mengeluh sakit sama sekali.

Hingga saat ini almarhum masih di ruang jenazah. Sejauh ini, penyebab kematian Lord Didi diduga karena serangan jantung, dan kabar tersebut masih dikonfirmasi.

Didi sangat terkenal sebagai seorang penyanyi dan penulis lagu campursari dari Surakarta. 

Penyanyi Didi Kempot didaulat sebagai "Godfather of Broken Heart" oleh kalangan muda dari berbagai daerah di Indonesia dan menyebut diri mereka sebagai Sadboys dan Sadgirls yang tergabung dalam "Sobat Ambyar".

Didi Kempot merupakan putra dari seniman tradisional terkenal, Ranto Edi Gudel yang lebih dikenal dengan Mbah Ranto. Didi Kempot merupakan adik kandung dari Mamiek Prakoso, pelawak senior Srimulat.
(ims)

Diskon BBM 30 Persen Mulai 3 Mei 2020 Tidak Terbatas

By On Mei 05, 2020



sekilasdunia.com –  PT Pertamina (Persero) belum menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) meski harga minyak dunia lagi turun.

Namun, Pertamina bakal memberikan diskon harga BBM sebesar 30% selama bulan puasa atau Ramadhan.

Hal ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang menunggu penyesuaian harga BBM di tengah pandemi corona.

VP Communication Corporate Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, tak terbatasnya kuota yang diberikan lantaran besarnya animo masyarakat dalam membeli BBM jenis Pertamax Series dan Dexlite Series untuk mendapatkan diskon berupa cashback tersebut.

“Sebelumnya, dalam press release saya, memang ada pembatasan 2.000 pembeli, namun ternyata di lapangan animo terhadap cashback ini cukup besar.

 Itu sebabnya per hari ini kami buka target konsumen yang bisa dapatkan cashback ini menjadi seluruh pengguna Pertamina,” kata dia dalam konferensi pers secara daring, Minggu (3/5).

Sebelumnya untuk pemberian diskon ini pelanggan yang mendapatkan diskon hanya dibatasi 2.000 orang perhari. Namun PT Pertamina (Persero) mengubah aturan diskon 30 persen bagi pelanggan umum yang mengisi BBM mulai 3 mei menjadi tidak terbatas. 

Meski jumlah kuota sudah dihilangkan, Fajriyah menekankan potongan harga 30 persen yaitu maksimal Rp 20 ribu per orang dalam satu transaksi tetap sama.

Saat dikonfirmasi, VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, ada syarat dan ketentuan dalam pemberian diskon 30 persen ini. 

Berikut beberapa syarat yang ditetapkan Pertamina: Berlaku khusus untuk pembelian Pertamax Series (Pertamax, Pertamax Turbo) dan DEX Series (Pertamina DEX, Dexlite) di SPBU Pertamina.

Untuk periode promo ini pun diperpanjang dari sebelumnya hanya sampai 23 Mei 2020 menjadi 31 Mei 2020. Meski jumlah kuota sudah dihilangkan, Fajriyah menekankan potongan harga 30 persen yaitu maksimal Rp 20 ribu per orang dalam satu transaksi tetap sama.

Pelanggan bisa menikmati layanan ini di 3.600 SPBU Pertamina di seluruh Indonesia. Dia menegaskan, diskon 30 persen yang diberikan berupa cashback ini berbentuk digital. 

Jadi para pembeli harus lebih dulu mengunduh (download) aplikasi MyPertamina dan LinkAja di handphone masing-masing.

Pembelian dilakukan melalui aplikasi MyPertamina dan transaksinya menggunakan aplikasi LinkAja. Itu artinya, pembeli harus lebih dulu mengisi saldo di akun LinkAja.

"Jadi ini bentuknya cashback. Jadi, saya klarifikasi informasi yang beredar mungkin di khalayak ramai ini merupakan diskon, sebenarnya memang diskon tapi dengan mekanisme cashback, harus transaksi dulu, verifikasi, lalu dapat cashback di LinkAja. Ini berlaku untuk pengguna MyPertamina," ujarnya.

Jadi, diskon harga BBM yang diberikan bukan berupa potongan langsung di SPBU, melainkan potongan harga yang akan ditransfer ke akun LinkAja. 

Uang yang masuk tersebut bisa dibelanjakan lagi oleh sopir atau ditarik tunai ke melalui ATM bank-bank BUMN mulai dari BRI, BNI, BTN, hingga Mandiri. 

Biasanya, penarikan cashback ini kena biaya potongan Rp 5.000 per transaksi di ATM.

Akan tetapi, cashback yang bisa diambil secara tunai di ATM ini baru bisa dilakukan Rabu (6/5). Pertamina dan LinkAja masih melakukan pengaturannya. (ims)

Bagaimana WhatsApp Bisa Kena Hack?

By On Mei 05, 2020




sekilasdunia.com – WhatsApp Messenger adalah aplikasi pesan untuk ponsel cerdas (smartphone) dengan basic mirip BlackBerry Messenger. 

Aplikasi WhatsApp Messenger menggunakan koneksi internet 3G, 4G atau WiFi untuk komunikasi data. Dengan menggunakan WhatsApp, kita dapat melakukan obrolan online, berbagi file, bertukar foto dan lain-lain.

Namun belakangan ini  isu peretasan aplikasi pengiriman pesan WhatsApp menjadi bahan perbincangan hangat.

Keramaian ini bermula dari akun WhatsApp milik aktivis Ravio Patra yang diduga diretas.

Menurut berbagai laporan, akun WhatsApp Ravio diambil alih oleh seseorang tak dikenal, lalu digunakan untuk mengirimkan pesan berantai berisi provokasi.

Lantas, bagaimana sebenarnya sebuah akun WhatsApp bisa diretas?

Praktisi keamanan siber, Alfons Tanujaya dari Vaksin.com, membeberkan cara yang kemungkinan bisa dilakukan pelaku peretasan untuk mengambil alih akun WhatsApp korban.

Pelaku akan sengaja masuk ke akun WhatsApp menggunakan nomor WhatsApp calon korban.
Setelah memasukkan nomor, WhatsApp akan mengirim kode OTP yang terdiri dari enam digit atau tautan verifikasi melalui SMS ke nomor calon korban.

Jika tautan verifikasi tersebut diklik, maka akun WhatsApp secara otomatis akan berpindah tangan ke pelaku peretasan.

Namun, menurut Alfons, membuat calon korban mau mengklik tautan atau memberikan kode OTP tersebut tidak mudah.

Oleh sebab itu, pelaku biasanya menggunakan beberapa teknik, salah satunya menggunakan metode rekayasa sosial.

Metode ini biasanya dilakukan pelaku dengan menipu korban, biasanya dengan iming-iming menang undian atau lainnya yang membuat korban akhirnya mau mengetuk tautan atau menyebutkan kode OTP.

Jika cara ini tidak berhasil, kemungkinan peretas menggunakan cara kedua, yakni menyadap SMS calon korban sehingga bisa mendapatkan kode OTP atau tautan verifikasi.

Cara menyadap SMS ini biasanya menggunakan aplikasi pihak ketiga bernama SMS Forwarder.
Namun, menurut Alfons, ponsel korban harus terpasang aplikasi tersebut lebih dulu dan diatur agar bisa meneruskan pesan ke nomor yang dipegang peretas.

Lewat SMS Auto Divert, selain aplikasi penyadapan SMS juga bisa dilakukan melalui layanan SMS Auto Divert dari operator seluler dengan menghubungi nomor USSD tertentu sesuai operator yang digunakan di ponsel korban.

Setelah layanan ini aktif, SMS akan diteruskan ke nomor yang dikuasai pelaku.

Jika SMS berhasil didapatkan, maka pelaku bisa dengan mudah memasukkan kode OTP atau mengklik tautan verifikasi yang kemudian menguasai akun WhatsApp korban.

Cara-cara tersebut dijelaskan Alfons melalui unggahan IGTV terbarunya di Instagram. Dalam unggahannya, Alfons mengimbau agar pengguna WhatsApp lebih berhati-hati.

"Jangan sampai menyetujui pengalihan akun WhatsApp jika menerima SMS," kata Alfons.

Ia juga menyarankan agar pengguna WhatsApp mengecek apakah ada aplikasi SMS Forwarder atau layanan SMS Divert terpasang di ponselnya.

Tidak ada salahnya untuk segera menghapus aplikasi tersebut jika diketahui terpasang di ponsel.
Layanan Auto Divert juga bisa dinonaktifkan dengan menghubungi nomor USSD yang sama, lalu pilih opsi "Berhenti". (ims)

Kemunculan Kim Jong Un Disoroti Pakar Kajian Internasional

By On Mei 04, 2020




sekilasdunia.com, Pyongyang – Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un muncul lagi di hadapan publik setelah 20 hari absen, mengakhiri rumor global tentang ketiadaan dirinya.

Foto-foto yang dirilis media pemerintah Korea Utara KCNA (Korean Central News Agency) menunjukkan, Kim Jong Un menghadiri peresmian pabrik pupuk di Sunchon, Provinsi Pyongan Selatan, dekat ibu kota Korea Utara Pyongyang. Kim Jong Un menghadiri seremoni itu pada Jumat (1/5/2020), dan foto-fotonya dirilis media pemerintah Korut pada Sabtu (2/5/2020).

Seorang profesor dari kajian internasional di Universitas Ewha, Seoul, Korea Selatan memberikan pendapatnya terkait foto terbaru pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un yang dirilis media Korut

 "Jika foto kemunculan Kim itu otentik, satu pelajaran (yang dipetik) adalah dunia semestinya lebih mendengar pemerintah Korea Selatan dan mengurangi sumber-sumber anonim dan rumor sosial media," ujar profesor Leif-Eric Easley. 

Ucapan Easley itu merujuk pada berita terbaru tentang kemunculan Kim Jong Un yang dilaporkan media Korea Utara.  Media yang belum bisa dikonfirmasi secara independen itu merilis foto Kim sedang memotong pita merah saat peresmian pabrik pupuk baru.

 Sementara itu, dikutip dari AFP, menurut Easley, dunia masih belum siap dalam menghadapi ketidakstabilan di Korea Utara.  "Washington, Seoul dan Tokyo perlu koordinasi ketat dalam perencanaan yang mempertimbangkan kemungkinan suatu peristiwa," ujar Easley.

Sebelumnya, Kim Jong Un dirumorkan sakit dan menjalani operasi kardiovaskular bulan lalu. Sebuah sumber anonim di negara Korea Utara mengatakan Kim menjalani operasi karena membutuhkan perawatan mendesak akibat kebiasaan merokok yang berat, obesitas dan kelelahan. 

Selepas itu, Washington memantau intelijen yang mengatakan kondisi Kim dalam keadaan kritis pasca jalani operasi berdasarkan sumber pejabat AS anonim. Sementara itu, presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump masih menyatakan kalau kabar Kim masih hidup dan sehat awal pekan ini.

Dia menolak memberikan komentar terkait kemunculan Kim Jong Un pada Sabtu (2/5/2020) di sebuah pabrik pupuk di Pyongyang. Kim sendiri sebelum dirumorkan sakit kerap muncul di ranah publik tanpa masker sementara yang lainnya memakai masker. 

Beberapa spekulasi lain terkait ketidakhadirannya pasca 12 April lalu juga mengatakan kalau Kim terinfeksi virus corona karena tidak pernah memakai alat pencegahan seperti masker wajah.

Namun, menyikapi hal itu, Balbina Hwang, seorang visiting-profesor di Universitas Georgetown mengatakan kepada media Perancis, AFP, 

"Tidak seperti pejabat terkemuka lainnya di rezim Korut, Kim Jong Un tampil di publik tanpa masker karena dia tidak diperkenankan untuk tampil rentan di hadapan rakyat Korea Utara." 

Ketidakhadiran Kim sebelumnya dari mata publik di pihak Kim sendiri juga memicu spekulasi tentang kondisi kesehatannya. Kenyataannya, Korea Utara memang sangat tertutup, terutama tentang kepemimpinannya.

Pada 2014, Kim Jong Un juga sempat menghilang dari pandangan selama hampir enam minggu sebelum akhirnya muncul kembali dengan tongkat. Beberapa hari kemudian, agen mata-mata Korea Selatan mengatakan dia telah menjalani operasi untuk mengangkat kista dari pergelangan kakinya.
 (ims)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *