HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

 Resmi Jabat Ketua PW IWO Sumut, Yudis : Pembenahan dan Konsolidasi Program Kerja Pertama

By On Februari 01, 2021

sekilasdunia.com - Sehari setelah resmi ditetapkan sebagai Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Sumatera Utara dalam Musyawarah Bersama Luar Biasa (Mubeslub) yang digelar Sabtu, 30 Januari 2021 kemarin, Yudhistira langsung melakukan langkah taktis di dalam tubuh organisasi. 

"Pembenahan dan konsolidasi menjadi program kerja pertama yang akan kita lakukan," ungkap Yudhistira di Medan, Senin (1/2/2021). 

Dijelaskannya, pembenahan yang akan dilakukan adalah restrukturisasi di dalam tubuh PW IWO Sumut agar roda organisasi bisa kembali berjalan. 

"Ini sebagai tindaklanjut dari arahan Ketua Umum IWO setelah tongkat estafet diamanahkan kepada saya. Restrukturisasi ini juga bertujuan untuk penyegaran di dalam tubuh. Tetap diisi orang-orang lama tapi kita lakukan bongkar pasang. Hari ini atau besok daftarnya sudah kami serahkan ke Sekjen PP IWO," ujar pria yang akrab disapa Yudis ini. 

Kemudian, sambungnya, konsolidasi juga merupakan point penting untuk kembali meneggerakkan seluruh instrumen organisasi yang selama ini vakum. 

"Tentu kita memahami siapa-siapa kawan-kawan yang memiliki potensi dalam bidang yang sudah ditetapkan pengurus pusat. Setelah itu beres, kita gerak cepat melakulan konsolidasi di dalam PW sebelum nantinya ke seluruh Pengurus Daerah yang mungkin selama ini merasa kehilangan induk karena kekurang aktifan kita," tandasnya. 


Berikutnya, setelah semuanya komplit, pengembangan sayap IWO ke seluruh kabupaten kota yang ada di Sumut menjadi target. Tujuannya agar IWO semakin besar dan dikenal ke seluruh pelosok provinsi ini. 

"Kegiatan yang paling dekat adalah tentu pengukuhan kepengurusan sisa masa periode 2018-2023 ini. Cuma seremonial sih, gak begitu prioritas. kemudian pelantikan PD IWO Tebingtinggi yang sebelumnya telah menerima SK dari pengurus pusat. Kemudian target kita akan membentuk PD IWO di kabupaten kota penyangga seperti di Deliserdang, Binjai, Langkat dan Karo," sebutnya. 

Untuk organisasi ini juga, IWO Sumut juga segera membentuk Lembaga Bantuan Hukum. "Seperti arahan Ketua Umum, nanti beliau akan hadir ke Medan melakukan pengukuhan bersama Ketua LBH PP IWO Bang Sandy Nayoan. Untuk teknisnya kami juga sudah berkoordinasi dengan Ketua Dewan Etik yang juga penasehat hukum Kak Ade Sandra. Intinya kita ingin organisasi ini segera berlari kencang," pungkas Yudis.

(ims)

 Kapolri Ajak Rabithah Alawiyah Sampaikan Pesan Harkamtibmas Dengan Bahasa Umat

By On Februari 01, 2021

sekilasdunia.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara maraton melakukan kunjungan silaturahmi kepada organisasi-organisasi masyarakat (ormas) yang berbasis Islam. 

Setelah berjunjung ke Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, Kapolri dan jajaranya mengunjungi Rabithah Alawiyah. Rombongan Kapolri, diantaranya Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran diterima langsung oleh Ketua Umum Rabithah Alawiyah Habib Zen Umar Simth dan jajaranya. 

"Kegiatan yang kita laksanakan ini merupakan rangkaian kegiatan yang telah kita laksanakan beberapa waktu yang lalu, kami berkunjung ormas-ormas besar NU dan muhammadiyah, hari ini ke Rabithah Alawiyah," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di kantor pusat  Rabithah Alawiyah, TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (30/1). 

Dalam pertemuan tersebut, Listyo Sigit mengaku membicarkan bagaimana ke depan antara Umara dan Ulama mampu bersinergi dalam melakukan banyak hal disamping juga tentunya menerima masukan bagaimana Polisi mampu memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan kepada masyarakat dalam kegiatan yang berbentuk Harkamtibmas (pemeliharaan ketertiban masyarakat). 

Untuk itu, Sigit mengharapkan dukungan Rabithah Alawiyah, agar bisa menyampaikan pesan-pesan Harkamtibmas kepada umat dengan bahasa-bahasa umat atau dengan arti lain melalui dakwah dan ceramah. 

"Tadi kami sampaikan ke beliau-beliau. Pak titip, supaya pesan Kamtibmas kami bisa tersampaikan kepada umat dengan bahasa-bahasa dari bahasa umat dan tentunya itu akan sangat membantu untuk menjaga situasi yang lebih kondusif," imbuh Sigit. 

Disamping itu, Kapolri juga mengajak organisasi yang menghimpun keturunan langsung dari Nabi Muhammad SAW ini untuk saling mengisi bagaimana menghadapi pandemi Covid-19 yang jumlah penularannya hingga saat ini tembus 1 juta dan rasio penyebaran perhari mencapai 13 ribu. 

Dengan membantu memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait dengan menegakan sekaligus mendisiplinkan protokol kesehatan kepada masyarakat hingga secara bersama-sama memberikan pemahaman kepada umat program vaksinasi nasional yang kini telah dijalankan oleh pemerintah untuk melindungi warga negara dari bahaya virus corona. 

"Tadi kita sepakat bahwa ke depan nanti ada kegiatan bersama ke lapangan yang sifatnya edukasi, sosialisasi bagaimana aturan 5M. Termasuk kegiatan-kegiatan yang akan kita laksanakan bersama kawan-kawan dari ulama, habib, dan lain-lain bagaimana kita bisa bersama menekan angka penularan Covid," pungkas Sigit. (ims)

Oknum Clipan Finance Medan Diduga Larikan Mobil Nasabah

By On Februari 01, 2021

 

sekilasdunia.com - Oknum PT Clipan Finance Medan Diduga melakukan tindakan tidak manusiawi dan semena-mena kepada salah seorang nasabah. Oknum karyawan di perusahaan pembiayaan (leasing) tersebut diduga menipu dan mengambil paksa kendaraan nasabah.

Tindakan dugaan penipuan dan perampasan paksa satu unit mobil milik seorang nasabah bernama Mardiati tersebut dilakukan di kantor Clipan Finance di kompleks ruko belakang Supermarket Gloria Jl. Gatot Subroto Medan, Selasa (26/1) sore.

Dugaan penarikan paksa mobil mirip pencurian tersebut gara-gara Mardiati telat membayar angsuran selama satu bulan. ‘’Saya terakhir membayar angsuran bulan Desember tahun lalu tanggal 16 yang merupakan angsuran ke-18 dimana angsuran per bulan sebesar Rp3.162.000, karena saya kredit mobil selama 3 tahun. Saya mau bayar, kenapa mobil saya dilarikan,’’ ucap Mardiati seraya menunjukkan bukti pembayaran terakhir tersebut.

Kepada wartawan, Mardiati pun menjelaskan kronologisnya. Pada Selasa (26/1) pagi, Mardiati yang sedang berada di sekolah dasar (SD) tempatnya mengajar di Jl. AR Hakim Medan didatangi DS, jabatan di PT Clipan Finance sebagai Problem Account Officer (PAO). Kepada Mardiati, DS menanyakan kapan angsuran dibayar dan menawarkan keringanan karena pandemi Covid-19.

Mendengar perkataan DS tentang keringanan tersebut, Mardiati menyambut dengan baik dan menyetujuinya. Lalu, DS menanyakan mobil tersebut berada dimana untuk dilakukan foto dengan putra Mardiati bernama M Ilham Akbar di depan mobil.

Namun, foto tidak bisa dilakukan dirumah dan harus dibawa ke kantor (Clipan Finance Jl. Gatot Subroto Medan-red) untuk difoto mobilnya bersama M Ilham Akbar, putra Mardiati. 

Saat itu Mardiati menjelaskan bahwa mobil Honda Mobilio BK 1156 AAX warna putih mutiara tidak bisa menyala karena batre (aki) nya rusak dan harus diganti terlebih dahulu. Namun, DS memaksa agar mobil tetap dibawa ke kantor dan membawa sendiri mekanik dari bengkel untuk menyalakan mobil (di-jumper).

Setelah mobil menyala, Mardiati bersama putranya berangkat menuju kantor Clipan Finance tersebut. Didalam mobil ikut pula DS.

Sesampaikan di kantor Clipan Finance, Mardiati dan putranya menandatangani surat permohonan keringanan angsuran karena pendemi Covid-19. Setelah ditandatangani, DS pun naik ke lantai atas kantor tersebut seraya menyuruh Mardiati dan putranya menunggu. Setelah lebih kurang setengah jam menunggu, DS tidak tampak lagi batang hidungnya dan handphonenya pun tidak aktif dan setelah aktif ditelpon namun tidak diangkat.

Tak beberapa kemudian, turun salah seorang teman sekantor DS yang mengatakan kepada Mardiati bahwa mobil telah ditarik sambil menyerahkan sepotong surat penarikan mobil. Mardiati sontak terkejut mendengar hal tersebut.

Kepada teman sekantor DS tersebut, Mardiati protes kenapa mobil ditarik. ‘’Saya mau bayar angsuran sebulan tersebut, kenapa mobil dilarikan. Ini penipuan dan pencurian,’’ cetus Mardiati kesal.

Terkesan pencurian karena mobil yang diparkir di depan kantor Clipan Finance tersebut dalam keadaan mesin hidup dan didalam mobil masih ada barang-barang berupa pakaian dan seorang cucu Mardiati yang menunggu didalam mobil dipaksa turun dan mobil pun langsung dibawa kabur petugas pembiayaan tersebut.

Sementara pembuatan dan penandatangan surat penarikan mobil dilakukan sepihak. ‘’Kami tidak pernah menandatangani surat penarikan mobil. Itu bukan kami yang menandatangani,’’ sambung Ilham Akbar.

Merasa ditipu dan pengambilan paksa mobil tersebut, Mardiati dan putranya M Ilham Akbar mengadu ke kantor polisi, Selasa (26/1) malam. Datang ke Mapolsekta Medan Baru, oleh petugas piket malam itu menyarankan agar membuat pengaduan ke bagian ranmor Mapolrestabes Medan, agar semua pengaduan tersebut bisa diproses.

Namun, setelah tiba di Mapolrestabes Medan, Mardiati dan putranya kecewa. Petugas piket Polrestabes Medan menyurunnya mengadu ke Lembaga Perlindungan Konsumen (LPK) di Jl. Karya Cipta, Pangkalan Mansyur Medan. 

Tidak putus asa, Mardiati lalu mendatangi Mapolsekta Medan Kota. Namun karena Tempat Kejadian Perkara (TKP) bukan diwilayah Medan Kota, Mardiati kembali kerumah anaknya untuk bermalam. 

Sementara keesokannya, Rabu (27/1) siang, Mardiati dan putranya kembali mendatangi kantor Clipan Finance bermaksud membayar cicilan sebulan dan memohon agar mobil bisa dikembalikan, agar dirinya bisa pulang ke rumahnya di Stabat, Langkat.

Pegawai yang ditemui Mardiati dikantor tersebut meminta dibayar dua bulan plus denda dan tidak menjamin mobil bisa langsung dibawa pulang. Lalu Mardiati meminta nomor telpon atasan Clipan Finance tersebut untuk membicarakannya.

Kepada Mardiati melalui sambungan telpon, atasan di kantor Clipan Finance yang mengaku bernama RS tersebut mengatakan mobil tidak bisa dikembalikan saat itu juga walapun dibayar cicilannya satu bulan. 

"Mereka menyarankan agar membuat surat permohonan, namun tidak diketahui surat tersebut diterima atau tidak maupun kepastian mobil tersebut bisa diambil kembali,’’ tutur Mardiati dengan ekspresi dan nada bicara yang sangat kecewa.

(ims)

 Selidiki Asal Usul Virus Corona, Tim WHO Kunjungi Pasar Wuhan

By On Februari 01, 2021

sekilasdunia.com - Tim ahli Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyelidiki asal-usul Covid-19 mengunjungi Pasar Huanan di Wuhan pada hari Minggu (31/1/2021).

Seperti diketahui, akses bagi masyarakat ke pasar itu yang kini dijaga ketat oleh petugas sangat dibatasi sejak ditutup awal tahun lalu. Sebelumnya, pasar yang menjual berbagai macam daging, makanan laut, dan sayuran itu ramai dikunjungi warga Tiongkok, khususnya Wuhan.

Melansir Reuters, Minggu (31/1/2021), tim tiba di tengah keamanan ketat, dengan brikade tambahan di luar pagar yang mengelilingi pasar.

Penyelidikan yang dipimpin WHO di Wuhan sempat tertunda akibat kekhawatiran atas akses dan pertengkaran antara China dan Amerika Serikat, yang menuduh China menyembunyikan sejauh mana wabah awal dan mengkritik ketentuan kunjungan, di mana para ahli China melakukan tahap pertama penelitian.

Tim itu dijadwalkan tiba di Wuhan pada awal Januari, dan penundaan kunjungan China mengundang kritik publik yang jarang dari kepala WHO, yang dituduh oleh mantan Presiden AS Donald Trump sebagai "China-sentris".

 (ims)

 Presiden Jokowi Akui PPKM Tidak Efektif Tekan Covid-19

By On Februari 01, 2021

sekilasdunia.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui bahwa pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilakukan sejak 11-25 Januari 2021 di berbagai provinsi tidak efektif menekan angka kasus Covid-19 di Tanah Air. Sebab, mobilitas dan penyebaran Covid-19 masih tetap tinggi.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat rapat terbatas di Istana Bogor pada Jumat (29/01/2021) yang dirilis dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (31/01/2021). Rapat terbatas dihadiri oleh Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Mendagri Tito Karnavian, Menag Yaqut Cholil Qoumas, Seskab Pramono Anung, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

“Saya ingin menyampaikan mengenai yang berkaitan dengan PPKM tanggal 11-25 Januari. Kita harus ngomong apa adanya. Ini tidak efektif. Mobilitas juga masih tinggi karena kita memiliki indeks mobility-nya ada,” ujar Jokowi 

Jokowi pun meminta agar jajarannya turun ke lapangan melihat kondisi implementasi PPKM di berbagai daerah di Jawa dan Bali. Selain itu, ia juga meminta agar jajarannya menyiapkan cara-cara yang lebih sederhana untuk menekan penambahan kasus baru.

“Saya minta betul-betul turun ke lapangan, ada di lapangan. Tetapi juga siap dengan cara-cara yang lebih praktis dan sederhana agar masyarakat tahu apasih yang namanya 3M,” ujarnya

Jokowi juga mewanti-wanti agar selama penerapan PPKM ini tak berdampak pada penurunan ekonomi di daerah. 

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan penambahan angka kasus positif pada Ahad (31/1), terdapat 12.001 kasus konfirmasi positif baru pada hari ini.  Bertambahnya kasus harian ini menjadikan total kumulatif kasus positif mencapai 1.078.314. Angka kasus harian ini didapatkan dari 44.658 pemeriksaan spesimen terhadap 33.162 orang.

 (ims)

Ketua IDI Pringsewu Meninggal Dunia

By On Februari 01, 2021

 

sekilasdunia.com - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pringsewu, Lampung, dr Didik Arif meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Husaha (RSMH), sekitar pukul 23.45 WIB, Sabtu (30/1), diduga akibat terkena serangan jantung, 

"Almarhum meninggal dunia bukan karena COVID-19, tapi terkena serangan jantung pada Sabtu malam, (30/1/2021)," kata Wakil Ketua IDI Lampung dr Boy Zaghlul Zaini MKes dihubungi di Bandarlampung, Minggu, (31/1/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Pringsewu, dr, Ulinnoha juga mengaku kaget mendengar berita duka ini. Ia mengaku selama ini kondisi kesehatan almarhum baik dan tidak pernah mendengar ada keluhan.

"Tadi malam saya mendapat kabar jika beliau masuk UGD RS Mitra Husada. Kemudian pukul 23.00 WIB, beliau dinyatakan telah meninggal dunia," ujar dr Ulinnoha, Minggu (31/1/2021) pagi.

Sesuai rencana Alamrhum dimakamkan di TPU Kaligambang, Pekon Keputran pukul 10.00 WIB, sebelum ke pemakaman jenazah masih di rumah duka Pringombo.

 (ims)

 Lion Air Terima Pesawat Baru Airbus 330-900NEO dari Perancis

By On Februari 01, 2021

 

sekilasdunia.com - Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menyampaikan keterangan resmi telah menerima kedatangan pesawat dengan teknologi terbaru generasi modern berbadan lebar (wide body) yakni pesawat ke-5 Airbus 330-900NEO registrasi PK-LEQ, pada Minggu (31/01/2021).

Corporate Communications Strategic Danang Mandala Prihantoro mengungkapkan, untuk proses pengambilan dan pengiriman pesawat oleh kru Lion Air terdiri dari Capt. Christian Saleng, Capt. Ricky Silitonga, First Officer (kopilot) Adhitya Dwi Mulyawan, serta teknisi Rangga Aditya, dan Nur Kholik.

"Lion Air bernomor penerbangan LNI-001 menempuh jarak penerbangan tanpa henti berkisar 14 jam 30 menit dengan tetap menjalankan factor keselamatan, keamanan, serta pedoman protokol kesehatan," jelas Danang dalam keterangan resmi, Minggu (31/1/2021).

Pesawat PK-LEQ lepas landas dari Bandar Udara Internasional Toulouse Blagnac, Perancis (TLS) pada Sabtu, 30 Januari pukul 11.00 waktu setempat (Time in Toulouse, France, GMT+ 01) .

Penerbangan ini mendarat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) pukul 07.15 waktu setempat (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07).

Lion Air juga mengucapkan terima kasih atas koordinasi dan kerja sama dari regulator, Airbus selaku pabrikan pesawat, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara, kru yang bertugas, serta pihak lainnya terkait sehingga kedatangan pesawat dapat berjalan lancar dan sesuai waktu yang ditentukan.

Dengan demikian melengkapi kekuatan empat armada berbadan lebar, terdiri dari Airbus 330-900NEO serta enam Airbus 330-300CEO. Pengoperasian pesawat seri 330-900NEO ini, Lion Air kembali menyampaikan sebagai maskapai pertama di Asia Pasifik mengoperasikan Airbus 330-900NEO sejak Juni 2019.

Lion Air pada 2018 telah memesan 10 unit Airbus 330-900NEO dan mempunyai opsi memperoleh empat tipe sejenis. Seluruh pesawat yang dipesan Lion Air adalah berkapasitas lebih besar. Kesepuluh pesawat direncanakan untuk pengiriman bertahap ke Lion Air Group pada 2019, 2020 dan 2021.

Kini, Lion Air didukung jajaran armada terdiri dari 78 Boeing 737-900ER (215 kelas ekonomi), 43 Boeing 737-800NG (189 kelas ekonomi), 10 unit Boeing 737-MAX 8 (belum diterbangkan kembali), enam berbadan lebar Airbus 330-300 (440 kelas ekonomi) dan lima Airbus 330-900NEO (436 kursi kelas ekonomi).

 (ims)


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *