HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Prajurit TNI Tewas Dalam Kontak Tembak dengan KKB Papua

By On Januari 22, 2021

 

sekilasdunia.com – Personel TNI yang tergabung dalam Satgas Pamtas Pratu Roy Vebrianto, anggota Yonif 400/BR, meninggal akibat luka tembak saat kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Titigi, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua, Jumat (22/1/2021).

Kepala Penerangan (Kapen) Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kogabwilahan III) Kolonel Gusti Nyoman Suriastawa menuturkan, kontak tembak berlangsung pada Jumat (22/1/2021), sekitar pukul 06.30 WIT.

"Info dari lapangan benar terjadi kontak tembak antara KKSB dengan Satgas Pamtas di Kampung Titigi, Distrik Sugapa, Intan Jaya," ujar Suriastawa dalam keterangannya, Jumat (22/1/2021).

Pratu Roy mengalami luka tembak di dada sebelah kanan dan meninggal setibanya di RS Mitra Masyarakat Timika setelah dievakuasi dengan menggunakan helikopter.

Sebelumnya tercatat dua anggota Yonif 400/BR meninggal saat kontak tembak dengan KKB yakni Pratu Firdaus meninggal saat kontak tembak tanggal 7 November 2020 lalu dan Prada Agus Kurniawan Senin (11/1).

Yonif 400 BR yang bermarkas di Semarang, Jawa Tengah, tergabung dalam satuan tugas pengamanan daerah rawan.

(ims)

 Bangunan Semi Permanen di Jakpus Terbakar

By On Januari 22, 2021

sekilasdunia.com – Kebakaran terjadi di Jalan Citarum RT 14/01 Taman Jati Baru, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (22/1). Kebakaran ini melanda bangunan sepi permanen terjadi pukul 11.40 WIB. Sebanyak 14 unit pemadam kebakaran dikerahkan.

"Pengerahan 14 Unit," kata Kasudin Damkar Jakarta Pusat Asrul Rizal melalui keterangan tertulis, Jumat (22/1/2021).

Asrul menambahkan api berasal dari salah satu rumah warga. Saat ini api bisa dipadamkan dan dilakukan pendinginan. Namun belum diketahui penyebab terjadinya peristiwa ini.

Total ada 16 bangunan berupa kios dan rumah tinggal terbakar. 45 KK terdampak atas peristiwa ini.

"Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini. Belasan bangunan yang terbakar dijadikan tempat usaha warung makan," tandasnya.

(ims)

Operasi Pencarian Dihentikan, Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ-182 Gelar Tabur Bunga

By On Januari 22, 2021

 

sekilasdunia.com – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menggelar acara tabur bunga di lokasi pesawat jatuh Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu, Jumat (22/1/2021) pagi. Tabur bunga digelar setelah Basarnas memutuskan untuk menghentikan operasi pencarian terhadap korban.

Sebanyak 50 orang perwakilan keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 bertolak menuju di sekitar Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Para keluarga menggunakan KRI Semarang, berangkat tepat pukul 06.30 WIB, dengan cuaca cerah cenderung berawan dari Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (22/1).

Tampak hadir di lokasi Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito, sebagai perwakilan otoritas yang mendampingi jalannya seremoni duka.

Setelah menempuh kurang lebih 3 jam perjalan, barulah pada pukul 9.30 WIB, kapal pun sampai ke lokasi jatuhnya pesawat. Pada keluarga korban membawa keranjang bunga yang sudah disiapkan pihak maskapai penerbangan Sriwijaya Air. Bunga ditaburkan ke laut dan kemudian tangis keluarga pecah. Para keluarga terlihat tak kuasa menahan tangis, suasana semakin haru dengan iringan musik dari KRI Semarang.

"Kami berharap keluarga korban mendapat ketabahan menghadapi cobaan ini, dan korban meninggal diberikan tempat di sisi-Nya," ungkap Budi.

Perlu diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ182 dinyatakan hilang kontak pukul 14.40 WIB, sesaat setelah lepas dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Sabtu sore, 9 Januari 2020 pukul 14.36 WIB di sekitar perairan Kepulauan Seribu. Pesawat rute Jakarta-Pontianak ini mengangkut 62 orang yang terdiri dari 50 penumpang (40 dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi), 12 kru. 

Sebelumnya diberitakan, Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan, seremoni tabur bunga dilakukan usai operasi SAR gabungan selama 13 hari secara resmi dihentikan. Diketahui, Operasi awalnya dilakukan selama 7 hari pertama dan dilakukan perpanjangan sebanyak 2 kali dengan masing-masing tiga hari dalam masanya.

(ims)

 Sempat Disuntik Vaksin, Bupati Sleman Sri Purnomo Umumkan Positif COVID-19

By On Januari 22, 2021

sekilasdunia.com – Bupati Sleman, Sri Purnomo menyatakan dirinya positif terpapar COVID-19 dan menceritakan gejala yang menyertai serta kondisi kesehatannya, Padahal sebelumnya telah disuntik vaksin COVID-19 Sinovac pada Kamis, (14/1/2021) lalu.

Pernyataan ini disampaikan Sri Purnomo melalui akun Instagram pribadinya, @sripurnomosp pada Kamis, (21/1/2021).

Dalam videonya, dia mengatakan bahwa pada Rabu siang, 20 Januari 2021, menjalani rapid test antigen dan dinyatakan reaktif. Dia lalu menjalani swab test PCR dan hasilnya Sri Purnomo positif COVID-19.

Usai dinyatakan terkonfirmasi COVID-19, Sri Purnomo pun pada Kamis 13.00 Wib ke rumah sakit guna melakukan rontgen (ronsen) dan CT Scan toraks dan paru-parunya bersih dan sekarang tidak ada gejala apapun.

Meski begitu Sri Purnomo mengungkapkan bahwa pada malam Rabu atau Selasa, 19 Januari 2021, dia sempat mengalami batuk-batuk dan suhu tubuhnya mencapai 37,6 derajat Celsius.

Seluruh keluarga dan staf di lingkungan rumah dinas yang kerap berinteraksi dengannya pun sudah melakukan tes usap antigen dan semuanya dinyatakan negatif.

Sri Purnomo juga mengingatkan agar meski sudah divaksinasi, namun seseorang harus tetap mencegah dirinya tertular virus corona, yaitu dengan tetap melakukan protokol kesehatan yaitu memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mencuci tangan dengan sabun.

Sri Purnomo sendiri mengatakan bahwa meski tengah melakukan isolasi mandiri, ia tetap melakukan pekerjaannya secara daring.

(ims)

Harga Daging Sapi Mencapai Rp130 per Kg, Ini Penyebabnya

By On Januari 22, 2021

 

sekilasdunia.com – Para pedagang daging sapi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) menggelar mogok kerja mulai Rabu kemarin sampai Jumat besok (20-22/1/2021). Penyebabnya adalah tingginya harga daging sejak awal tahun.

Melonjaknya harga daging sapi di pasar saat ini mencapai Rp130.000 per kg dari semula Rp110.000-Rp120.000 per kg, 

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) Asnawi, aksi tersebut merupakan bentuk protes kepada pemerintah atas tingginya harga daging sapi.

"Ada kenaikan harga yang sangat tinggi, yang tidak sesuai logika akal sehat, yang sebenarnya sangat-sangat tidak mungkin untuk pedagang menaikkan harga sampai Rp130 ribu per kg di tengah kondisi ekonomi seperti ini," ujar Asnawi, Selasa (19/1/2021).

Selama ini, impor sapi bakalan yang dilakukan RI berasal dari Australia. Asnawi mengemukakan harga sapi bakalan telah menyentuh US$3,6 per kilogram bobot hidup dan harga per Januari-Februari 2021 di kisaran US$3,9 per kilogram bobot hidup.

“Ini belum termasuk biaya bongkar muat pelabuhan dan biaya angkutan. Sejak Juli total kenaikan Rp13.000 per kilogram,” ujar Asnawi.

Kenaikan ini lantas berimbas ke rantai pasok lainnya. Asnawi mengatakan kenaikan harga daging di distributor telah mencapai Rp12.000 per kilogram, sehingga harga daging yang mulanya Rp115.000 per kilogram menjadi Rp125.000 sampai Rp127.000 per kilogram.

Akibat tingginya harga daging di distributor, banyak pedagang yang harus menjual di harga Rp130.000 per kilogram di tingkat eceran.

Menindaki tingginya harga daging sapi, Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) disebutnya telah meminta kepada Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo) agar tak menaikan harga sapi timbang hidup di tempat penggemukan (feedlot) untuk sementara waktu.

"Untuk jangka 2 bulan ke depan tidak ada kenaikan harga lagi timbang hidup sapi di feedlot. Yaitu dengan harga Rp 47.000-48.500 tertinggi, setara dengan harga karkas Rp 95.000-98.000 per kg tertinggi," jelasnya.

(ims)

 Tepati Janji ke Gus Dur, Luhut Hibahkan Tanah 10 Hektare Untuk PBNU

By On Januari 22, 2021

sekilasdunia.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menghibahkan 10 hektare tanah di kawasan Jonggol, Kabupaten Bogor, kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk pembangunan gedung Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia. Luhut menyaksikan langsung penyerahan hibah itu di kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (21/1/2021).  

"Akhirnya kesempatan yang saya nantikan itu tiba. Saya menepati janji yang saya buat dengan guru saya. Dengan didampingi salah satu putri Almarhum Gus Dur, Mbak @yennywahid, saya menyaksikan langsung proses hibah tanah seluas 10 hektare di daerah Jonggol, Kabupaten Bohor, kemudian akan dibangun Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia,” ungkap Luhut lewat Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan, Kamis (21/1/2021).

Hadir dalam acara ini Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan sejumlah pengurus. Luhut menggambarkan Said Aqil ikut bersemangat karena momen ini sangat ditunggu-tunggu yaitu kebersamaan melaksanakan program sesuai dengan hasil Muktamar Jombang.

Bukan tanpa maksud Luhut menghibahkan tanah tersebut. Selain menepati janji kepada Gus Dur, mantan Duta Besar RI untuk Singapura ini mendukung penuh rencana pembangunan kampus Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia. 

Luhut juga berharap Kampus Itu Dapat Melahirkan Banyak Intelektual Yang Menjunjung Tinggi Kebinekaan, Serta Religiositas Yang Nasionalis Dan Berbudaya. Hal Itu Sesuai Dengan Jati Diri Nahdiyin Yang Religius Namun Tetap Menjunjung Tinggi Nilai-Nilai Budaya Nusantara.

“Saya Percaya Hal Ini Bisa Diwujudkan Karena @Nahdlatululama Selalu Dinaungi Oleh Semangat Kepemimpinan Yang Mengayomi Antarsesama. Dengan Keberadaan Unusia Ini Menjadi Rumah Bagi Para Cendekiawan Dan Intelektual Yang Memiliki Misi Kemanusiaan, Yaitu Menjunjunjung Tinggi Kepedulian Dan Toleransi Terhadap Sesama Anak Bangsa,” Pungkas Luhut.

(ims)

 Luhut Binsar Pandjaitan Bersedia Jadi Ketua Umum PB PASI

By On Januari 21, 2021

sekilasdunia.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dipastikan siap dicalonkan untuk menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) periode 2021-2025. Musyawarah Nasional PB PASI akan digelar mulai Senin pekan depan, 25 Januari 2021.

Hal itu disampaikan Sekjen Pengurus Besar Persatuan Atletik Indonesia (PB PASI), Tigor Tanjung bahwa Luhut Binsar Pandjaitan sudah menyatakan bersedia untuk memimpin atletik Indonesia menggantikan Bob Hasan.

"Ini terjadi karena komunikasi saya dengan beliau [LBP], saya minta beliau maju. Kan dalam proses pencarian yang kami lakukan ada mendekati dan didekati. Pak Luhut ini kami dekati dan beliau menyatakan bersedia dan sanggup menjadi Ketua PASI 2021-2025. Dan ada surat pernyataannya juga," kata Tigor, Rabu (20/1).

Tigor juga menjelaskan ia sudah mensosialisasikan rencana pencalonan Luhut Binsar Panjaitan sebagai Ketua Umum PASI ke daerah. Menurutnya, mayoritas daerah mendukung Luhut maju ke PASI.

"PASI ini organisasi yang mengutamakan musyawarah untuk mufakat. Calon yang ada sekarang menurut saya dan pengprov adalah yang paling tepat," sebut Tigor.

Menjadi calon Ketua Umum PASI, Luhut disebut Tigor memiliki pekerjaan rumah (PR) yang relatif banyak. Termasuk melanjutkan apa yang telah dibangun oleh Bob Hasan.

"Era Pak Bob sulit diulangi, tapi kan ada masanya. Sekarang kita harus berani masuk ke zaman baru, daerah harus giat, jangan hanya andalkan pusat, kemampuan pelatih ditingkatkan. Sarana dan prasarana di daerah harus dibangun dan membuat sejarah baru. Saat ini di masa transisi ini bisa krusial sebab itu harus dipegang orang yang berkarakter kuat dengan segala kemampuannya seperti Pak Luhut," tutupnya.

Posisi Ketua Umum PB PASI kosong setelah meninggalnya pengusaha Bob Hasan yang menduduki posisi itu dalam 44 tahun terakhir.  Dia meninggal pada Maret tahun lalu dan PB PASI akhirnya menunjuk Mayjen (Purn) Zacky Anwar Makarim sebagai pelaksana tugas ketua umum.

Selain Luhut Binsar Panjaitan, sejumlah nama besar seperti Sandiaga Uno, Erick Thohir, Prabowo Subianto hingga Bambang Soesatyo sempat mencuat ke permukaan untuk menjadi calon ketua PB PASI. Meskipun demikian, para calon tersebut tampak belum menyatakan mereka bersedia maju untuk mengurusi olahraga atletik Indonesia.

(ims)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *