HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Tenda Jemaah Haji di Mina yang Sempit, Menag : Mina dari Dulu Seperti Itu

sekilasdunia.com - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas merespons keluhan tenda jemaah haji Indonesia di Mina, Arab Saudi.

Menurut Yaqut, luas wilayah Mina memang sangat terbatas. Dengan kuota 213.320 calon haji, kata dia, ruang yang tersedia kurang dari 0,8 meter persegi per orang.

"Mina dari dulu seperti itu. Sejak kuota kembali normal pada 2017, isunya selalu soal kepadatan. Sehingga, menerima tambahan kuota selalu menjadi berkah sekaligus tantangan," kata Gus Men, sapaan Yaqut, Selasa (18/6/2024), dikutip dari laman kemenag.go.id.

Kendati demikian, Yaqut bersyukur karena menurutnya proses puncak haji berjalan lancar. Yaqut mengatakan dinamika di Mina menjadi bagian yang akan dievaluasi oleh Kementerian Agama.

Lebih lanjut, Yaqut menyebut pihaknya bakal segera menggelar evaluasi atas penyelenggaraan haji tahun ini. Terdapat sejumlah catatan akan menjadi bahan perbaikan untuk musim haji mendatang.

Adapun Yaqut mengatakan Indonesia kembali mendapat kuota 221.000 jemaah pada operasional haji 1446 Hijriah/2025 tahun depan.

Kepastian kuota haji 2025 ini diperoleh setelah Yaqut menghadiri Tasyakuran Penutupan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1445 H dan Pemberian Kuota Haji 1446 H. Yaqut menilai penyelenggaraan ibadah haji 2024 ini berjalan sukses.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji RI Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyampaikan kritik keras terkait kondisi tenda jemaah haji Indonesia di Mina yang sempit dan tak sesuai kapasitas.

"Mengintip jamaah tidur berhimpitan kayak sarden dan di lorong sempit antartenda," kata Cak Imin dalam sosial media X pribadinya @cakimiNOW.

Cak Imin mengatakan tenda dengan pengguna berlebih ini mengakibatkan banyak jemaah yang tidak kebagian tempat tidur di dalam tenda.

"Satu orang cuma 0,8 meter, artinya 1 meter enggak nyampe, akhirnya tidur di lorong. Ini tidak boleh terulang," katanya.

Di sisi lain, Cak Imin juga mendapatkan informasi adanya tenda lain yang justru lebih luas. Menurutnya, hal ini tidak adil. Dia pun mengusulkan ke depannya agar tenda harus sama ukurannya.


(ims)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *