
sekilasdunia.com - Timnas U23 Vietnam kembali menciptakan sejarah baru di kancah Asia dengan merebut peringkat ketiga pada ajang Piala Asia U23 2026. Bertanding melawan Timnas U23 Korea Selatan, Timnas U23 Vietnam meraih kemenangan dramatis lewat adu penalti dengan skor 7-6 setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal.
Pertandingan Timnas U23 Vietnam vs Timnas U23 Korea Selatan berlangsung di King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Jumat (23/1/2026) malam WIB. Timnas U23 Vietnam mampu dua kali unggul lewat gol Nguyen Quoc Viet (30') serta Nguyen Dinh Bac (86').
Sementara itu, Timnas U23 Korea Selatan mampu dua kali menyamakan kedudukan melalui Kim Tae-won pada menit ke-69 dan Shin Min-ha pada menit ke-90+7.
Pada babak adu penalti, ketujuh penendang Vietnam berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Satu penendang Korea Selatan yaitu Bae Hyn-seo gagal mencetak gol usai tembakannya mampu ditepis oleh Van Binh.
Laporan dari media asal Vietnam Soha baru-baru ini mengungkap fakta menarik di balik keberhasilan The Golden Star memenangi babak adu penalti melawan Korea Selatan.
Menurut sumber internal tim, ketujuh pemain Timnas U23 Vietnam yang mengambil tendangan, dengan sukarela mengajukan diri alih-alih menunggu instruksi dari staf pelatih. Sedangkan pelatih kepala mereka, Kim Sang-sik hanya menginstruksikan agar para pemainnya memainkan permainan psikologis.
Kim juga meminta para pemainnya untuk menendang ke sudut kiri gawang kiper Timnas U23 Korea Selatan. Cara ini rupanya efektif karena penendang pertama hingga keenam Vietnam melakukan tembakan ke arah kiri gawang kiper Korea Selatan.
Pada tendangan penalti ketujuh, ketika kiper lawan memutuskan untuk mengubah arah dan melompat ke kanan, Thanh Nhan membuat keputusan berani dengan tidak mengikuti arahan sang pelatih.
Thanh Nhan memilih untuk menembak ke arah yang berlawanan dan sukses mengecoh kiper lawan, sekaligus mengamankan kemenangan 7-6 dalam adu penalti untuk Timnas U23 Vietnam. Kemenangan dramatis tersebut memastikan Timnas U23 Vietnam meraih tempat ketiga pada ajang Piala Asia U23 2026.
Seusai laga, Kim Sang-sik memberikan komentar tentang penampilan anak asuhnya pada laga tersebut.
Kim mengatakan jika ia sangat bangga Vietnam bisa meraih kemenangan meski hanya bermain dengan 10 pemain. “Pertandingan ini sangat sulit dan penuh tantangan. Saya bangga dengan penampilan kami, bahkan ketika harus bermain dengan 10 pemain,” kata Kim Sang-sik dilansir dari situs resmi AFC.
Pelatih asal Korea Selatan itu juga mengatakan jika kedua tim sudah bekerja keras untuk menampilkan permainan terbaiknya.
“Kedua tim bekerja keras untuk memberikan penampilan terbaik. Meski bermain dengan satu pemain lebih sedikit, kami mengerahkan segalanya untuk bisa mencapai perpanjangan waktu dan adu penalti,” sambungnya.
Secara statistik, Vietnam sebenarnya kalah jauh dari Korea Selatan meski unggul dalam hal efektivitas.
Dari total 5 tembakan, 3 tembakan mengarah ke gawang dan 2 di antaranya membuahkan gol. Sementara itu, Korea Selatan menguasai 76 persen pertandingan dengan melepaskan 32 tembakan dengan 12 mengarah ke gawang.
Kemenangan ini juga menjadi yang pertama diraih oleh Vietnam setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 pada 2022, dan kalah 1-2 pada 2018.
« Prev Post
Next Post »