HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Peserta Ranking 1 Tak Lolos Rekrutmen Bersama BUMN, Ini Alasannya

sekilasdunia.com - Kementerian BUMN buka suara soal protes seorang peserta Rekrutmen Bersama (RBB) BUMN yang tidak lolos ke tahap selanjutnya, padahal telah menduduki peringkat 1 dalam tes online pertama.

Sebelumnya, peserta RBB BUMN tersebut menyampaikan protesnya di laman X melalui akun @ditaaaarang. Selain menduduki peringkat 1 pada tes online pertama, dia juga menyebutkan mendapatkan hasil yang memuaskan pada tes online kedua.

“Kepada Yth. Tim Rekrutmen Bersama BUMN 2024, @erickthohir. Saya ingin menyampaikan kekecewaan saya terkait hasil seleksi yang baru saja diumumkan. Sebagai informasi, saya telah lolos tes pertama dgn peringkat 1 dan berhasil melewati tes kedua dengan nilai yang cukup memuaskan,” tulis ditaaaarang di X, Selasa (18/6/2024).

Namun, setelah mengikuti tes online pertama, dia mengaku diharuskan kembali pada tahap pemberkasan hingga berujung mendapatkan pengumuman tidak lolos. Dia kemudian mempertanyakan alur seleksi RBB yang tidak sesuai.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, memastikan RBB BUMN berjalan sesuai alur yang telah ditentukan. Menurut dia, seharusnya seleksi pemberkasan dilakukan di awal sebelum tes online dilakukan.

“Semua sesuai alur, screening berkas di awal. Itu kan asumsi dia saja,” kata Arya, Senin (17/6/2024).

Adapum alur tes RBB sesuai dengan yang terlampir dalam laman RBB 2024 BUMN, yang dapat diakses secara online.

Alur tersebut meliputi:

1. Registrasi online dan seleksi administrasi

2. Tes Online 1

3. Pengumuman Tes Online 1

4. Tes Online 2

5. Pengumuman Tes Online 2

6. Tes Seleksi di BUMN

7. Pengumuman Final Calon Pegawai BUMN Grup

8. Inagurasi (TBC)

Beberapa netizen kemudian memberikan penjelasannya mengapa Dita tak lolos di rekrutmen BUMN meski nilainya sudah sangat memuaskan.

“Jadi ini secara nilai sebenarnya lolos, tapi tahapan setelah ini akan dilanjutkan ke instansi masing2, nah kualifikasi si mbak gak sesuai sm persyaratan instansi terkait, bisa jadi batas usia or jurusan,” tulis @rachmanndsyah.


 (ims)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *